SALAM MAHASISWA INDONESIA!!!

SELAMAT DATANG DI DPM POLITEKNIK ATK..


ATK Yogya.png



UNDANG-UNDANG KELUARGA BESAR MAHASISWA
POLITEKNIK ATK YOGYAKARTA
NOMOR 01 TAHUN 2016
UNDANG-UNDANG PEMBENTUKAN DAN PEMBUBARAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA BADAN SEMI OTONOM.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1 

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:
(1)   Keluarga Besar Mahasiswa POLITEKNIK ATK yang selanjutnya disebut KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta adalah wadah formal dan legal bagi seluruh aktivitas kemahasiswaan di POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
(2)   Mahasiswa adalah seluruh mahasiswa aktif POLITEKNIK ATK Yogyakarta dari semua program studi yang ada di lingkungan KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
(3)   Anggaran Dasar dan/atau Anggaran Rumah Tangga Keluarga Besar Mahasiswa POLITEKNIK ATK yang selanjutnya disebut AD/ART KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta adalah peraturan dasar bagi seluruh kegiatan kemahasiswaan di KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
(4)   Dewan Perwakilan Mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang selanjutnya disebut DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta adalah lembaga tinggi dalam lembaga KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang memiliki kekuasaan legislatif.
(5)   Ketetapan DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta adalah peraturan umum yang dibuat oleh DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang tidak bertentangan dengan AD/ART KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
(6)   Badan Eksekutif Mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang selanjutnya disebut BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta adalah lembaga tinggi dalam KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang memiliki kekuasaan eksekutif.
(7)   Unit Kegiatan Mahasiswa Badan Semi Otonom POLITEKNIK ATK yang selanjutnya disebut UKM BSO POLITEKNIK ATK adalah sarana pengembangan kreatifitas, bakat, dan minat mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang berada di bawah koordinasi BEM. 

BAB II
KEDUDUKAN
Pasal 2

UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta adalah sarana pengembangan kreatifitas, bakat, dan minat mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang berada di bawah koordinasi Badan Eksekutif Mahasiswa.

BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN
Pasal 3
Hak dan Kewajiban UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta
Hak UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta:
a.       Menentukan AD/ART secara otonom sepanjang tidak menyimpang dari AD/ART KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta dan peraturan di POLITEKNIK ATK Yogyakarta
b.      Merancang program kerja di bawah koordinasi BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta
c.       Mendapatkan fasilitas dengan melakukan koordinasi dengan BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta dan
d.      Mewakili POLITEKNIK ATK Yogyakarta dalam bidang peminatan, bakat, atau pelayanan keagamaan dengan sepengetahuan BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.

Pasal 4

Kewajiban UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta:
a.       Melaksanakan segala peraturan yang berlaku dalam Keluarga Besar Mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta
b.      Setiap Badan Semi Otonom wajib mengajukan Program Kerja kepada Badan Eksekutif Mahasiswa
c.       Setiap Badan Semi Otonom berkewajiban melaksanakan Program Kerja sesuai yang telah diajukan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa
d.      Memberikan laporan kepada BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta secara berkala dan atau jika diminta, yang meliputi laporan pertanggung jawaban atas program kerja dan kondisi perkembangan dari UKM BSO.
e.       Menjaga etika dan norma dalam hubungan kerja dengan lembaga lain di Keluarga Besar Mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta.

BAB IV
PEMBENTUKAN BADAN SEMI OTONOM

Syarat dan Alur Pembentukan Badan Semi Otonom
Bagian Pertama
Pasal 5

Pembentukan Badan Semi Otonom ditujukan kepada DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta dan BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta 

Pasal 6

Badan Semi Otonom harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a.       Memiliki Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang tidak bertentangan dengan AD/ART KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta
b.      Memiliki susunan kepengurusan
c.       Memiliki anggota sedikitnya  dua puluh lima anggota aktif KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta
d.      Memiliki program kerja dan sudah berjalan
e.       Anggota yang dimaksud dalam butir c  harus dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa atau Kartu Rencana Studi. 

Bagian kedua
Pasal 7

Bahwa alur pembentukan Badan Semi Otonom harus memenuhi syarat yang terdiri dari:
a.       Pendaftaran
b.      Masa studi kelayakan
c.       Pengesahan 
Pasal 8

Pendaftaran
Persyaratan yang harus dilengkapi pada masa pendaftaran:
a.       Mengajukan permohonan untuk mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa Badan Semi Otonom dengan melampirkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang tidak bertentangan dengan AD/ART KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
b.      Surat pengajuan permohonan harus melalui tembusan lembaga eksekutif dan legislatif
c.       Melampirkan identitas anggota sedikitnya dua puluh lima anggota aktif  KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
d.      Mendapatkan hasil verifikasi dua berkas pada butir a dan b.

Pasal 9

Masa studi Kelayakan
Masa studi kelayakan calon Badan Semi Otonom diatur sebagai berikut:
  1. Masa studi kelayakan dilaksanakan minimal selama seratus (100) hari kepengurusan sejak waktu yang ditentukan oleh DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta
  2. Dalam Masa Studi Kelayakan akan diadakan minimal dua kali dengar pendapat mahasiswa dan civitas Akademik oleh DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang waktunya akan ditentukan kemudian
  3. Aspek penilaian selama Masa Studi Kelayakan terdapat pada lampiran Lembar Penilaian yang akan diberitahukan kepada calon Badan Semi Otonom yang bersangkutan
  4. Dalam Masa Studi Kelayakan akan dilakukan proses audit dan Badan Semi Otonom yang bersangkutan minimal dinyatakan layak oleh auditor yang ditentukan oleh DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta
Pasal 10

Pengesahan
Pengesahan hasil uji masa studi kelayakan akan diputuskan dalam  Sidang Pleno DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta

BAB V
SANKSI-SANKSI PELANGGARAN BADAN SEMI OTONOM

Pasal 11

Bila terdapat pelanggaran pada pasal 4 (empat) yang dilakukan oleh Badan Semi Otonom POLITEKNIK ATK Yogyakarta maka BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta berhak menjatuhkan memorandum I dan bila tidak diindahkan selama tujuh hari maka menjatuhkan memorandum II, bila tidak diindahkan selama empat belas hari maka dikenai sanksi berupa pembekuan perizinan kegiatan selama jangka waktu enam puluh hari setelah sanksi ditetapkan.

BAB VI
PEMBUBARAN BADAN SEMI OTONOM 
Pasal 12

Pembubaran UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta:
a.       UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta dapat dibubarkan apabila telah melanggar ketentuan AD/ART KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.
b.      Pembubaran UKM BSO POLITEKNIK ATK Yogyakarta ini hanya dapat dilakukan oleh BEM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta setelah penjatuhan memorandum III atas UKM BSO yang bersangkutan berdasarkan putusan DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta.

Pasal 13

Pelanggaran terhadap ketentuan Undang-undang Keluarga Besar Mahasiswa POLITEKNIK ATK Yogyakarta yang dimaksud pada pasal 4 dan pasal 6. 

Pasal 14

Pengesahan putusan pembubaran akan dilaksanakan dalam Sidang Pleno DPM KBM POLITEKNIK ATK Yogyakarta

 BAB VII
 PENUTUP

Pasal 15

(1)   Segala sesuatu yang belum ditentukan dalam Peraturan ini akan diatur dalam peraturan lainnya.
(2)   Ketentuan ini berlaku sesuai dengan tanggal yang telah diundangkan.




Related Post :